International Humanitarian – Kali ini berita mencekam datang dari Afghanistan. Setiap hari 5 anak di Afghanistan meninggal atau terluka selama 14 tahun terakhir. Menurut data PBB sekitar 26.025 anak meninggal atau cacat sejak tahun 2005 sampai 2019. Save the Children, salah satu organisasi yang bergerak membantu anak-anak, pada pertemuan negara-negara donor di Jeneva, Swiss, yang dimulai Senin, 23 November 2020 mendesak agar semua negara yang terlibat dalam pertemuan tersebut melindungi masa depan anak-anak Afghanistan.

Menurut data Save the Children, Afghanistan merupakan satu dari 11 negara paling berbahaya untuk anak di dunia.Afghanistan sudah mengalami konflik puluhan tahun dan menyebabkan banyak orang meninggal. Amerika Serikat pun sudah membantu negara tersebut dengan mengirimkan pasukan sejak tahun 2001, setelah kejadian 9/11 untuk bersama-sama menggulingkan kelompok Taliban. Bulan Februari, Amerika Serikat mulai menarik kembali pasukannya setelah mengadakan kesepakatan dengan kelompok tersebut.

Perundingan damai yang meningkat dan ditariknya pasukan Amerika Serikat semakin meningkatkan kekerasan di Afghanistan. Kebanyakan anak yang meninggal atau cacat adalah anak laki-laki. Kekerasan di sana sering terjadi karena ada bentrokan antara pasukan pro dan antipemerintah atau berbagai akibat ledakan. Sekolah-sekolah juga secara rutin diserang dalam konflik yang terus berlanjut antara pasukan pemerintah Afghanistan yang didukung oleh pasukan Amerika Serikat dengan kelompok Taliban atau kelompok lain. Hidup di sana sangat mengkhawatirkan, kapan saja anak-anak bisa terluka bahkan meninggal dunia.

Melihat situasi parah tersebut, kurangnya perlindungan terhadap anak, Save the Children sebagai organisasi yang peduli terdahap kesejahteraan anak-anak terus mendesak negara donor untuk menyelamatkan masa depan anak-anak di sana menjelang pertemuan Afghanistan 2020. Selain itu, mereka juga menyerukan kepada pemerintah Inggris dan sekutu untuk menghindari menggunakan pahan peledak di area yang padat penduduk. Dari pihak PBB juga terus meminta bantuan kepada organisasi internasional agar terus membantu Afghanistan dan lebih banyak lagi negara yang membantu. Banyak pihak juga prihatin terkait keamanan di negara rawan tersebut. Seharusnya lebih banyak lagi seruan untuk mengatasi permasalahan yang cukup rumit ini, agar bantuan yang didapat semakin banyak.