International Humanitarian– COVID-19 membawa keresahan dan perubahan bagi kita semua. Terhitung bulan September 2020 ada 290 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 5 orang meninggal di Kabupaten Biak Numfor. Kondisi tersebut juga mengakibatkan proses belajar mengajar bagi anak-anak di sana harus diberhentikan.

Tidak semua siap menghadapi kondisi ini. Baik anak, orang tua, bahkan Dinas Pendidikan juga berusaha beradaptasi dengan situasi ini.

“Saya sedih dengan kondisi ini. Ada rasa bosan juga karena kita tidak berkumpul bersama teman-teman. Juga di tempat kami belum ada siaran internet dan radio. Kami sangat membutuhkan bahan belajar untuk mendukung kegiatan belajar di rumah,” curhat Boki, salah seorang siswa SD di Biak Utara.

Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor sejauh ini telah membuat zonasi wilayah dalam empat kategori.

Kampung Boki masuk ke dalam Zona 3, di mana tidak ada sinyal internet dan radio.

Dengan melihat situasi yang ada, Wahana Visi Indonesia hadir membantu dengan memberikan media belajar seperti modul, buku tulis, peralatan tulis, dan papan tulis.

Anak-anak disana sangat senang dan terbantu. Mereka bisa belajar sepuasnya dengan papan tulis mini yang dibagikan.

Bantuan yang diberikan juga mendukung adanya pojok belajar/ pojok baca di rumah.

Semuanya dilakukan untuk mengutamakan keselamatan anak. Belajar di rumah dengan sarana yang aman dan orang tua bisa mempraktikkan pola asuh pendampingan belajar yang baik.

Untuk mendukung proses pendidikan yang aman di Kabupaten Biak Numfor, Wahana Visi Indonesia bersama Dinas Pendidikan terlibat dalam pembuatan “Modul Belajar Menyenangkan di Rumah”. Sebanyak 165 SD dan 56 SMP di Kabupaten Biak mendapatkan menfaat dari pembuatan modul ini.

Agar memastikan penggunaan modul ini bisa diimplementasikan dengan baik, bersama Dinas Pendidikan, Wahana Visi Indonesia juga memfasilitasi pertemuan dengan seluruh kepala sekolah SD dan SMP yang dilakukan per distrik (kecamatan).

Pertemuan yang diadakan juga untuk memastikan semua sekolah mematuhi protokoler COVID-19 termasuk sosialisasi pengenalan bahaya COVID-19.

“Kerja sama pemerintah Kabupaten Biak Numfor dengan Wahana Visi Indonesia dilakukan dalam rangka pembelajaran di masa pandemi, juga dilakukan bersamaan dengan sosialiasi Peraturan Bupati No. 85 tahun 2020, tentang Upaya Pengendalian dan Pencegahan COVID-19. Bahwa pembelajaran tatap muka akan bertahap dilakukan dengan memperhatikan protokoler kesehatan. Jadi kerja sama dengan Wahana Visi Indonesia sangat bermanfaat, di mana kita lakukan evaluasi pembelajaran modul pertama dan juga sosialisasi modul kedua modul yang kita awali di Distrik Biak Barat,” kata Yoel maryen, Plt. Kepala Dinas Kabupaten Biak Numfor.

Semua guru diharapkan mendukung pembelajaran melalui modul yang sudah dibagikan. Para orang tua juga didorong untuk bisa mendampingi anak-anak belajar di rumah.

Bantuan yang diberikan kepada anak-anak di Biak merupakan hasil dari donasi yang diberikan masyarakat Indonesia melalui acara Worship from Home yang diadakan pada Juli 2020 lalu bersama Sidney Mohede.