International Humanitarian – Kita sedang melewati masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) transisi menuju new normal. Berbagai aktivitas sudah mulai kembali berjalan, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. DIkabarkan dan dirancangkan bahwa nantinya sekolah akan dibuka secara bertahap. Mulai dari SMP-SMA sederajat, lalu SD sederajat 2 bulan kemudian. Namun, kabarnya hanya sekolah yang berada di zona hijau saja yang diperbolehkan untuk dibuka, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan atas izin dari orangtua. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk jaga imun tubuh anak, agar aktivitasnya berjalan lancar dan terhindar dari risiko tertular COVID-19:

 

1. Menjelaskan Konsep “New Normal” dan Pentingnya Pakai Masker

6 Cara Agar Anak Mau Memakai Masker | Parentstory Blog

Sambil menunggu penerapan new normal dan keputusan untuk kembali bersekolah, sebagai orang tua Anda dapat memberi pemahaman pada anak tentang apa itu COVID-19 dan konsep new normal. Tentunya, Anda harus menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami anak. Jelaskan bahwa COVID-19 adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus corona. Virus tersebut dapat dengan mudah menular jika berdekatan dengan orang lain, tanpa menggunakan masker atau jarang cuci tangan. Sebaiknya orang tua juga memberikan contoh kepada anak-anak.

 

2. Ingatkan untuk Selalu Jaga Jarak

Kumpulan Poster Jaga Jarak, Menarik untuk Dibagikan ke Akun Media Sosialmu  - Halaman 2 - Tribunnews.com

Selain menggunakan masker, Anda juga harus menghimbau dan mengingatkan anak Anda untuk menjaga jarak fisik jika sudah kembali bersekolah. Saat jam istirahat tiba misalnya, anak tentu senang berkumpul dan bermain dengan teman-teman sekelasnya. Nah, agar anak tetap bisa bermain tanpa takut tertular COVID-19, ingatkan anak agar selalu menjaga jarak fisik 1-2 meter dengan temannya saat bermain di sekolah. Dengan begitu, anak dan temannya bisa tetap bermain sambil menjaga jarak fisik yang aman satu sama lain.

 

3. Selalu Bawakan Bekal Makan Siang

Aneka Menu Bekal Makan Siang Praktis untuk ke Kantor

Untuk menjaga imun anak, Anda harus memperhatikan keseimbangan asupan nutrisi dari makanan sehari-hari. Jika nantinya anak harus kembali bersekolah, sebaiknya selalu bawakan bekal makan siang dan camilan yang cukup untuk anak, agar mereka tidak perlu jajan di luar yang kebersihannya belum tentu terjamin. Selalu tambahkan sayur dan buah dalam menu makan siang anak, agar kebutuhan vitamin dan mineralnya tercukupi. Jika asupan vitamin dan mineral cukup, imun tubuh anak akan lebih terjaga.

 

4. Minta Anak untuk Segera Bersih-Bersih Sepulang Sekolah

Mandi Air Hangat dan Air Dingin, Ini Manfaatnya untuk Tubuh

Kemudian, saat anak pulang sekolah, ingatkan anak Anda untuk segera membersihkan diri setelah sampai di rumah. Misalnya dengan melepas semua baju yang dipakai, lalu mandi dan cuci tangan yang bersih, baru setelah itu diperbolehkan makan atau bersantai.

 

5. Beri Vitamin

Batas Konsumsi Vitamin C dan Bahayanya jika Sampai Berlebihan Halaman all -  Kompas.com

Yang terakhir yang tidak kalah penting adalah memberikan vitamin bagi anak Anda. Asupan vitamin dari makanan sehari-hari yang dikonsumsi anak tidaklah cukup untuk menjaga imun tubuhnya. Maka dari itu, Anda perlu memberikan vitamin tambahan, agar daya tahan tubuh anak tetap terjaga dan risiko tertular penyakit dapat terminimalisir.

Dua dari banyaknya nutrisi penting untuk menunjang imun tubuh anak adalah vitamin C dan zinc. Kedua kandungan tersebut berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh. Vitamin C bekerja dengan cara merangsang produksi sel darah putih dan produksi antibodi, menghalau radikal bebas, dan memperbaiki kerusakan sel-sel tubuh.

Sementara itu, zinc berperan sebagai “gate keeper” bagi fungsi kekebalan tubuh, yaitu menjaga regulasi sinyal antar sel imun tubuh. Zinc juga berperan penting dalam proses penyembuhan peradangan, menginduksi sel imun, dan membantu fungsi neutrofil dalam sistem imun.