International Humanitarian – Kebanyakan orang menganggap pengetahuan mengenai seks sangatlah tabu. Namun perlu kita ketahui bahwa pendidikan seks merupakan hal penting yang perlu diketahui dan diajarkan kepada anak Anda sejak dini. Pastinya semua informasi harus disampaikan sesuai dengan usia anak dan menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti anak. Anda dapat mulai memberitahu bagian-bagian penting tubuh yang tidak boleh disentuh sembarang orang, contohnya payudara dan alat kelamin.

Hal yang perlu diperhatikan

1. Tidak Menganggap Seks Tabu

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak menganggap seks sebagai hal yang tabu. Ada saatnya kita terbuka membicarakan mengenai seks terhadap anak kita sejak dini sehingga tidak canggung di kemudian hari. Cobalah membicarakan seks lebih dini dan lebih sering dengan anak Anda, sehingga anak nantinya tidak merasa penasaran dan lebih terbuka dengan orang tua.

2. Membicarakan Seks Kepada Anak-Anak

Kemudian yang perlu diperhatikan saat membicarakan seks kepada anak adalah menggunakan bahasa yang sederhana, tepat, dan mudah dimengerti. Bahasa yang benar sangat penting untuk mengurangi stigma seputar seks. Kenalkan bagian tubuh yang tidak boleh dipegang sembarang orang. Jika perlu Anda dapat mengajarkan cara agar bagian tubuh vital hanya boleh dipegang dengan izin oleh orang-orang tertentu juga. Anak akan menghormati batasan yang sudah Anda tentukan.

3. Membicarakan Seksualitas dengan Remaja

Ketika anak beranjak dewasa. biasanya akan lebih segan da tertutup berbicara mengenai seks denga orang tuanya. Mereka seakan-akan sudah mengetahui semuanya, padahal banyak dari mereka malu untuk bertanya bahkan rasa keingintahuannya tinggi sampai mencari dari sumber lain. Hindari anak mengetahui dari sumber lain, karena akan sangat berbahaya. Ada beberapa pendapat, bahwa tidak hanya mengenalkan bagian tubuh yang tidak boleh dipegang sembarang orang, tetapi ternyata perlu mengedukasi anak remaja mengenai bagaimana cara melakukan hubungan seks yang aman, karena biasanya orang tua hanya mengingatkan anak untuk tidak hamil di luar nikah.

Nah, bagaimana, Anda dapat mulai memikirkan strategi mengenalkan pendidikan seksual kepada anak, agar tidak terlambat dan anak menjadi tertutup dengan Anda. Daripada anak mengetahui dari sumber lain, lebih baik tahu dna paham dari orang tua sebagai sumber terpercaya.