International Humanitarian – Saat ini, vaksin COVID-19 telah marak disebarkan di seluruh Indonesia. Mulai dari jajaran pemerintahan, tenaga medis, lansia, tokoh pemuka agama sudah mulai mendapatkan vaksin. Kabarnya, vaksin ini nantinya akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia secara merata dan bertahap.

Kemudian, apakah anak-anak perlu divaksin? Mengingat begitu COVID-19 dinyatakan sudah memasuki Indonesia, sekolah langsung ditutup dan sampai sekarang anak-anak masih belum bisa melakukan aktivitas belajar di sekolah, demi menghindari tersebarnya virus COVID-19.

Meskipun pada realitanya jumlah anak-anak yang terkena virus COVID-19 jauh lebih sedikt dibandinkan dengan orang dewasa dan lansia. Menurut data, anak-anak juga terbilang cukup kebal menghadapai virus COVID-19. Namun, kita juga perlu waspada melindungi anak-anak kita dari bahaya virus mematikan ini.

Pastinya banyak orang tua yang menginginkan anaknya juga mendapat vaksin COVID-19. Seperti kabar yang beredar di Amerika Serikat, banyak sekali orang tua yang akan mendaftarkan anaknya jika sudah ada vaksin khusus untuk anak-anak.

Menurut penelitian, vaksin yang beredar saat ini, memang diperuntukkan untuk orang dewasa saja dan belum diuji secara klinis untuk anak-anak. Kemudian, menurut Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi dan anak-anak tidak perlu ikut vaksinasi Covid-19 dikarenakan vaksin Covid-19 untuk anak-anak masih menunggu hasil uji klinis.

Pusat Penelitian di Amerika bahkan mengatakan bahwa vaksin virus corona yang pertama kali tidak tersedia untuk anak-anak, karena uji klinis yang dilakukan selama ini hanya berfokus kepada orang dewasa yang sehat dan orang yang sedang tidak hamil.

Hal ini bukan berarti pakar kesehatan di dunia tidak berusaha melindungi anak-anak. Mereka juga sedang mengusahakan agar semua kalangan usia dapat terlindungi dari bahaya virus COVID-19. Untuk saat ini kabarnya sudah ada vaksin untuk anak-anak, namun hanya dapat diberikan untuk anak 12 tahun ke atas.

Sedangkan untuk usia 12 tahun ke bawah, benar-benar belum bisa mendapatkan vaksin. Nantinya diharapkan untuk bayi dan anak dapat mendapatkan vaksinasi COVID-19 dalam jadwal imunisasi anak.

Maka dari itu, karena vaksin COVID-19 belum bisa diberikan kepada bayi dan anak Anda, perlindungan kesehatan anak harus benar-benar Anda perhatikan. Tetap lindungi anak Anda walaupun mereka dinyatakan lebih kebal terhadap virus COVID-19.