International Humanitarian – Tahun 2021, Indonesia dan UNICEF memperbaharui kerjasama untuk kesejahteraan anak Indonesia. Pemerintah Indonesia dengan UNICEF sudah melakukan kerjasama 10 kali dan kali ini berfokus untuk menegaskan komitmen bersama dan sinergi untuk memenuhi hak anak Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Dalam Negeri, dan Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia menyepakati Program Kerja Sama Pemerintah Republik Indonesia dan UNICEF periode 2021-2025.

Program kerjasama ini ada untuk mendukung pembangunan bagi anak-anak di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan anak, dan lain-lain.

Unicef Tandatangani Rencana Aksi Program Kerjasama Untuk Kesejahteraan Anak  Indonesia - Nusa Daily

Tujuan

Ada beberapa tujuan dari program kerja sama di periode ini, yaitu :

  • Mendukung pencapaian prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Sustainable Development Goals, dan Kerangka Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan PBB 2021-2025.
  • Mengurangi jumlah anak yang hidup dalam kemiskinan berdasarkan garis kemiskinan moneter nasional dari 11,8% menjadi 9%.
  • Mempercepat penurunan stunting bagi anak di bawah usia lima tahun.
  • Meningkatkan layanan kesehatan, sosial atau penegakan hukum untuk anak perempuan dan laki-laki.
  • Mengurangi angka kematian bayi hingga sepertiga, dari 24 menjadi 16 kematian per 1.000 kelahiran hidup.
  • Meningkatkan jumlah anak berusia 12-23 bulan yang diimunisasi.
  • Meningkatkan partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) dari 63% menjadi 72%.
  • Mengadopsi inovasi untuk meningkatkan akses dan pembelajaran bagi anak-anak yang paling terpinggirkan.
  • Meningkatkan jumlah rumah tangga yang menggunakan air minum bersih hingga dua kali lipat.

 

Dari kerjasama ini direncanakan akan ada 3 aksi yang akan dilakukan yaitu :

  • Melalui dana yang digelontorkan UNICEF untuk Pemerintah Indonesia diharapkan dapat memperluas hasil dari inovasi, nasihat teknis, dan pengembangan kebijakan serta kapasitas yang dilakukan bersama-sama. Ada harapan bahwa dengan bantuan finansial yang diberikan, dapat meningkatkan kesejahteraan anak di Indonesia.
  • Hal kedua adalah menyebarkan pengetahuan dengan sistematis. Dengan adanya bantuan dana, UNICEF juga berharap bahwa masyarakat Indonesia dapat lebih teredukasi mengenai pentingnya menjaga dan memperhatikan anak-anak sejak usia dini. Setiap program yang dilakukan UNICEF tidak akan berdasarkan praktik saja, tetapi pasti ada pelajaran yang bisa didapat dan disebarluaskan demi kebaikan bersama.
  • Kemudian, UNICEF akan berpartisipasi untuk mengintegrasikan program PBB dengan program tingkat nasional dan daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pemantauan. UNICEF akan secara langsungĀ mendukung Kementerian Dalam Negeri untuk menerbitkan panduan bagi kota/kabupaten untuk mereplikasi dan memperluas program yang didukung UNICEF.