International Humanitarian – Walaupun dunia dilanda COVID-19, namun banyak orang peduli yang terus saling membantu satu sama lain. Baru-baru ini Yayasan Bill and Melinda Gates mengumumkan komitmen baru sebesar 250 juta US Dollar, menambah total investasi yayasan menjadi 1,75 miliar US Dollar untuk memerangi COVID-19 melalui pengembangan dan distribusi vaksin. Dana yang digelontorkan ditujukan untuk mmebantu agar vaksin COVID-19 cepat diproses. Bill Gates telah berinvestasi dalam teknologi vaksin sejak 2015, menekankan pentingnya vaksin messenger RNA (mRNA) untuk mengakhiri pandemi ini dan berpotensi datang di masa depan. Mengapa itu penting ?

Karena sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi untuk membantu melawan penyakit. Selain itu, mRNA juga akan memberikan instruksi kepada sel-sel Anda untuk membuatnya menjadi bagian dari virus.

Diketahui bahwa pada tanggal 8 Desember 2020, Inggris merupakan  negara pertama yang mengesahkan vaksin Pfizer / BioNTech COVID-19 dan sudah mulai mendistribusikannya. Dan sepertinya dalam waktu dekat, Amerika Serikat juga tidak mau ketinggalan untuk mulai mendistribusikan vaksin COVID-19 Pfizer. Gates menyadari bahwa tidak semua negara bisa seberuntung negara-negara besar yang memiliki pabrik vaksin yang dapat memproduksi dan mendistribusikan vaksin COVID-19.
Yayasan Bill and Melinda Gates menyadari bahwa masih banyak negara yang harus dibantu agar abah COVID-19 ini cepat terselesaikan dan diharapkan dunia bisa pulih. Maka dari itu Yayasan ini selalu aktif dalam membantu menangani masalah COVID-19 supaya vaksin tidak hanya dimiliki oleh negara yang kaya saja, tetapi negara yang terbelakang juga bisa mendapatkan kesetaraan.

Gates berharap akan semakin banyak miliarder lain yang akan membantu mengisi kesenjangan global dalam pendistribusian vaksin. Beliau selalu berpikir bagaimana caranya untuk terus memberikan yang bisa diberikan untuk orang lain, agar semua masyarakat dunia bisa terbantu.